#100ribuDapatApa


Curhatan seorang Ibu Lia yang dibacakan Sandiaga menjadi viral dimedia sosial beberapa waktu lalu. Hal ini bermula ketika Sandiaga mengikuti acara pada 5 September 2018 dengan tajuk “ Kiat Sandi Uno Untuk Menghadapi Dolar Yang Semakin Menggila” di Pekanbaru, Riau. Setelah videonya membacakan curhan hati Ibu Lia tayang dimedia kemudian menjadi viral oleh para emak-emak baik pro dan kontra pun berkicau dimana-mana tentang ungkapan seratus ribu hanya dapat membeli cabai dan bawang. 

Salah satu inisiator "100ribudapatapa" yaitu Nong Darol Mahmada yang kemudian membuat video berbelanja menggunakan uang seratus ribu yang diposting di Instagram suaminya yang merupakan Jubir PSI dan kemudian beredar di Youtube juga. Yang mana dalam videonya terdapat beberapa bahan pokok yang ia beli 

Video tersebut menjadi viral dan kemudian "100ribudapatapa" menjadi perbincangan dikalangan emak-emak melalui video yang mereka buat dan postingan untuk membuktikan apakah benar seratus ribu hanya cukup membeli cabai? 
Berikut ini bisa kalian nonton :
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=R_RdiK_Awys

Lalu kok bisa viral ya?

Bisa karena Sandiaga merupakan Cawapres RI, orang yang penuh kepentingan. Pastinya setiap ucapannya bakalan dikupas habis oleh para netizen apalagi mereka yang kontra dengan Sandiaga yang dalam setiap kesempatan wawancara pasti jawabannya sedikit aneh dan menggelitik hati.
Sumber :  https://www.youtube.com/watch?v=3YDzpfb1aXQ

Apalagi masih hangatnya dia mundur dari jabatan wakil gubernurnya dan juga isu mahar yang menerpanya.

Saat ini memang momentum yang tetap bagi Sandiaga untuk berbicara banyak tentang ekonomi dan lapangan kerja. Apalagi  hari ini nilai rupiah terus bergerak menembus 15rb pastinya harga kebutuhan pasti mulai bergerak disertai BBM yang entah lah mungkin subuh2 bakalan naik dengan sendirinya. Anehnya kalau kita lihat dilapangan harga naik, pembeli ngomel tetapi petani masih tetap miskin. Nah, hal seperti demikian perlu sekali dicermati dengan baik.

Sandiaga Uno dikenal sebagai seorang pengusaha handal yang terkenal dekat dengan para emak-emak pastinya emak-emak menaruh harapan agar ada solusi yang tepat pada bidang perekonomian. Kalau pembahasannya tentang seratus ribu bisa dapat apa maka jadi persoalan juga apakah emak-emak setiap hari harus menghabiskan seratus ribu untuk berbelanja?

Oleh sebab itu, saat ini kita butuh mereka yang berada pada posisi sebagai tiang harapan masyarakat harus bisa memberikan harapan dan isu positif sehingga perekonomian berjalan baik dan masyarakat tidak merasa takut dengan kondisi negara saat ini. Maka dari itu seorang Sandiaga perlu sekali memberikan satu pernyataan berdasar fakta sebab ungkapan kalimat yang salah dapat menjadikan keresahan dimasyarakat.

Perempuan paling berdampak kalau berbicara tentang ekonomi, emak berupaya menghadirkan makan yang bergizi bagi anak-anaknya. Tetapi ditengah krisis maka perempuan juga dituntut untuk lebih kreatif agar dapur tetap berasap.

Popular posts from this blog

OTSUS PAPUA: Tuntutan atau Keberpihakan